Minggu, 19 Februari 2017

Minggu Sore Percepat Langkahmu

Minggu sore di suatu taman. Malam ternyata agak terlambat datang. Tak ada kunang-kunang yang lupa jalan pulang. Lembap udara menyeruakkan pertanda hujan.

Minggu sore menjelang datang Senin. Buruh pabrik kerja bergilir tak sedang berlibur. Buruh tani mungkin baru saja selesai tandur. Buruh berdasi entah mengapa membenci Senin.

Minggu sore tuntas di atas kanvas digital. Buku-buku entah kapan tuntas dibaca. Desas-desus dan realita tak lagi berbeda. Sama-sama dijadikan pembenaran atas nama moral intelektual.

Minggu sore telah berganti malam. Lirih dalam rinai hujan dan kesepian. Ada yang sedang mengutuki kegelapan. Lilin harapan itu perlahan makin temaram.

Minggu sore percepat langkahmu. Agar kutukan tak membelenggumu. Hingga harapan kelak membebaskanmu. Dari retorika dan hal-hal yang tak perlu.

Rabu, 30 Maret 2016

Membaca Kembali Catatan Kita : Pengantar

...Hidup adalah sebuah persilangan waktu yang tak menyisakan ruang untuk sebuah kebetulan tanpa arti...


Aku dan kamu akhirnya bertemu di sebuah persilangan waktu. Pertemuan yang telah selesai kita tulis pada buku yang tak akan pernah selesai kita baca kembali. Entah pada halaman berapa kita pernah menuliskan pertemuan ini dan entah pada halaman berapa kita pernah menuliskan akhir pertemuan ini. Pertemuan dan perpisahan tetap jadi rahasia yang pernah kita tulis namun tak lagi kita tahu.

"Tapi bagaimana kita tahu rahasia itu bila kita tak membaca halaman selanjutnya?" tanyaku padamu di Juanda malam itu.

"Bagaimana kamu akan membaca halaman selanjutnya?" tanyamu kembali.

"Bersamamu..." jawabku.

Senin, 04 Januari 2016

Jarak

Jika jarak-jarak ini mampu kulipat,
maukah kamu terus mendekat?

Jika jarak-jarak ini tetap utuh,
akankah kamu pergi menjauh?

Jika jarak-jarak ini memendam rindu,
adakah ruang rindumu untukku?

Jika jarak-jarak ini selalu setia,
bukankah seharusnya juga kita?

Jika jarak-jarak ini adalah aku,
tabahkah kamu menempuh jarakku?

Jika jarak-jarak ini adalah kamu,
berilah jeda untuk hatiku.

( madura, surabaya, pasuruan, malang, yogya )